Hipnosis dan Anestesi

Hipnosis telah digunakan sebagai tambahan dalam prosedur pembedahan kurang lebih sejak 200 tahun yang lalu. Terutama digunakan sebagai anestesi saat pembedahan; hipnosis digunakan sebelum penemuan obat bius. Saat ini hipnosis masih digunakan sebagai tambahan dan atau pengganti obat bius saat pembedahan karena hipnosis tidak beracun dan memberikan hasil yang bagus pada pasien. Batasan yang menjadi masalah penggunaan hipnosis dalam pembedahan saat ini adalah kurangnya pemahaman staf rumah sakit akan hipnosis, yang mengakibatkan kegagalan mereka untuk menjelaskan manfaat hipnosis kepada pasien. Dan juga sangat sedikitnya hipnoterapis yang berpengalaman dan terlatih dalam bidang ini.

  • Manfaat hipnosis bagi pasien:
    Penggunaan hipnosis sebagai tambahan anestesi artinya berkurangnya jumlah anestesi kimia yang digunakan ke pasien. Hipnosis mengurangi resiko kematian karena komplikasi dari anestesi kimia dan mempercepat proses penyembuhan pasien
  • Mengurangi kecemasan sebelum operasi
  • Berkurangnya aliran darah ke bagian yang akan dioperasi berarti mengurangi risiko kehilangan darah dan mempercepat penyembuhan
  • Mengurangi rasa sakit pasca operasi
  • Mempercepat proses penyembuhan pasca operasi
  • Mengurangi resiko infeksi dan komplikasi pasca operasi

Jadi bagaimana caranya seorang hipnoterapis membantu pasien? Pertama, terapis harus memperkenalkan pasien dengan tahapan hipnosis, dan menginduksikan fase trance beberapa kali. Sebagian orang sangat mudah untuk memasuki fase trance dibandingkan sebagian lainnya. Hal yang paling penting adalah tingkat kepercayaan dan keterhubungan antara terapis dan pasien dan kesabaran terapis untuk membantu pasien memasuki fase hipnosis/trance. Jika Anda adalah pasien yang menggunakan jasa hipnoterapis, Anda harus mempercayai perasaan Anda terhadap terapis dan bertanya tentang pelatihan dan pengalamannya. Hipnoterapis tidak selalu adalah seorang dokter atau perawat, tetapi bisa juga orang yang telah mendapatkan pelatihan untuk menjadi hipnoterapis.

Langkah selanjutnya adalah menggunakan sugesti khusus untuk membantu pasien mencapai fase hipnosis di tiga tempat. Pertama, mereka perlu belajar untuk mengakses fase hipnosis sambil berbaring sebelum tidur setiap malam menjelang operasi. Kedua mereka dilatih untuk memasuki fase hipnosis saat memasuki ruang operasi, dan tetap berada di fase ini selama prosedur operasi berjalan. Dan ketiga, terapis mempersiapkan pasien untuk mengakses fase hipnosis saat berada di ruangan recovery atau di rumah untuk mengaktifkan sugesti penyembuhan.

 

Sumber

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter